01 November 2019 15:36:43
Ditulis oleh Admin

Pembinaan Strata Posyandu Desa Binangun

http://binangun-singgahan.desa.id – Strata (tingkatan) Posyandu dibagi menjadi 4 macam. Berikut penjelasan tentang strata-strata dalam posyandu.

  1. Posyandu Pratama (warna merah)

Posyandu Pratama merupakan posyandu yang masih belum mantap, kegiatan belum bisa rutin tiap bulan dan jumlahnkadernya juga masih terbatas. Disini dilakukan intervensi dengan pelatihan kader ulang dan ditambah jumlahnya.

  1. Posyandu Madya (warna kuning)

Posyandu pada tingkat ini sudah dapat melakukan kegiatan posyandu lebih dari 8 kali per tahun dengan rata-rata jumlah kader tugas yakni 5 orang atau lebih.namun cakupan programnya mulai dari KB, KIA, Gizi dan Imunisasi masih rendah sekitar kurang dari 50 %. Perlu dilakukan 2 intervensi pada strata madya yaitu (1) pelatihan dengan modul eskalasi posyandu yang sekarang sudah dilengkapi dengan metode simulasi, dan (2) penggarapan dengan pendekatan PKMD (SMD dan MMD) untuk menentukan masalah dan mencari penyelesaian serta penentuan program tambahan yang sesuai dengan kondisi setempat

  1. Posyandu Purnama (warna hijau)

Posyandu pada tingkat ini mempunyai frekuensi lebih dari 8 kali per tahun, jumlah kader lebih dari 5 dan cakupan 5 program utamanya (KB, KIA, Gizi dan Imunisasi) lebih dari 50 %. Dan sudah ada program tambahan ataupun juga Dana sehat. Dalam strata posyandu ini dilakukan intervensi, yaitu (1) penggarapan dengan pendekatan PKMD (Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa) untuk mengarahkan masyarakat menentukan sendiri pengembangan program di posyandu, dan (2) pelatihan Dana sehat agar desa tersebut dapat menumbuhkan Dana Sehat yang kuat dengan cakupan anggota minimal 50 % KK atau bahkan lebih.

  1. Posyandu Mandiri (warna biru)

Posyandu mandiri sudah dapat melakukan kegiatan secara teratur, cakupan 5 program utama sudah baik, adanya program tambahan dan Dana Sehat yang telah menjangkau lebih dari 50% KK. Intervensi pada strata ini adalah pembinaan Dana sehat, yaitu diarahkan agar Dana Sehat tersebut menggunakan prinsip JPKM ( Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat).

Dari konsep diatas dapat disimpulkan beberapa indicator sebagai penentu jenjang antar strata posyandu meliputi (1) jumlah buku posyandu pertahun, (2) jumlah kader yang bertugas, (3) cakupan kegiatan, (4) program tambahan, dan (5) Dana Sehat/JPKM. Pembinaan Strata Posyandu oleh UPT Puskesmas Singgahan dengan nara sumber Ny. Nuril Hidayatul, Amd.Kep yang bekerjasama dengan Bidan Desa di Binangun pada Kamis (31/10/2019) ini bertujuan untuk pencapaian strata yang bagus dengan kemampuan dan keterampilan serta diiringi rasa tanggungjawab dan kerjasama yang kompak dari kader-kader, LPM sebagai pengelola dan masyarakat sebagai sasaran program. Saling bersinergi untuk Posyandu yang lebih baik dan maju. (RE/BIN)

 



Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus